Skip to main content

Posts

Bedanya Uang Rp. 1.000 dan Rp. 100.000

Tentunya kita semua telah pernah memegang uang kertas dengan nominal seribu dan seratus ribu. Konon, uang seribu dan seratus ribu memiliki asal-usul yang sama tapi mengalami nasib yang berbeda. Keduanya dilahirkan dari tempat yang sama alias sama-sama dicetak di PERURI dengan bahan dan alat-alat yang sama. Pertama kali keluar dari PERURI, uang seribu dan seratus ribu sama-sama bagus, berkilau, bersih, harum dan menarik. Namun tiga bulan setelah keluar dari PERURI, uang seribu dan seratus ribu ternyata memiliki nasib yang berbeda.

Melanggar Lampu Merah

Karena terburu-buru mengantar anaknya yang berusia 8 tahun ke sekolah, seorang ayah berbelok ke kanan di perempatan padahal saat itu lampu lalu lintas sedang menyala merah. "Gawat, Nak! Ayah baru saja melanggar lampu merah!" kata sang ayah. "Tidak apa-apa, Yah!" kata anaknya, "Polisi di belakang kita juga baru saja melakukan kesalahan yang sama." &*^%$^%&

Menyanyikan lagu Cicak-cicak Di dinding

Guru TK: "Andi, dari tadi kamu tidak memerhatikan Ibu. Sekarang coba kamu maju dan menyanyikan sebuah lagu. Karena agak takut, Andi menyanyi dengan pelan: Cicak-cicak di dinding ...." Guru : "Kurang besar ...!" Andi : "Tokek-tokek di dinding ...." Guru : "Kurang besar ...!" Andi : "Buaya-buaya di dinding ...." Guru : "Andi..., yang Ibu maksudkan suaramu yang kurang besar, bukan binatangnya." Andi : "Ooo..?????...."

Tempurung Buat Mama

Seorang pemuda yang sangat mengasihi ibunya, akhirnya tak berdaya terhadap kemauan isterinya setelah menikah. Si Ibu segera diboyong ke rumah yang baru ditempatkan pada paviliun yang nyaman. Lama-kelamaan ibu sakit-sakitan, batuk dan penyakit tua lain mulai menggerogoti tubuhnya.

Belajar Lawan Kata

Kelas yang tadi ribut-ribut tanpa guru, kini menjadi sunyi. Guru Bahasa Indonesia yang paling ditakuti dan disegani oleh semua murid telah masuk ke dalam kelas. Wajahnya garang seperti harimau kelaparan.

Remaja & Rokok

Meski semua orang tahu akan bahaya yang ditimbulkan akibat merokok, perilaku merokok tidak pernah surut dan tampaknya merupakan perilaku yang masih dapat ditolerir oleh masyarakat. Hal ini dapat dirasakan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan rumah, kantor, angkutan umum maupun di jalan-jalan. Hampir setiap saat dapat disaksikan dan di jumpai orang yang sedang merokok. Bahkan bila orang merokok di sebelah ibu yang sedang menggendong bayi sekalipun orang tersebut tetap tenang menghembuskan asap rokoknya dan biasanya orang-orang yang ada disekelilingnya seringkali tidak perduli. Hal yang memprihatinkan adalah usia mulai merokok yang setiap tahun semakin muda. Bila dulu orang mulai berani